menanti Mei

Humm,,,sudah tanggal 28 april, menanti bulan mei hanya menghitung hari. Tak terasa waktu sangat cepat berlalu, berbeda sekali rasanya dengan waktu kecil, apa mungkin karena ku tak pernah merasakan waktu atau mungkin karena ku tak pernah memikirkannya?

Kebiasaan lama tanpa orang yang biasa, kudapati rasa yang berbeda. Ugh,,,semakin dewasa banyak hal yang ku temukan dan semakin banyak pula yang meninggalkan atau emang harus ku tinggalkan. Matahari siang ini terik sekali, alasan yang pas untuk ku membatalkan kekampus. Ga ada tujuan yang pasti, skripsi terhenti sudah dua minggu, bimbingan kerumah dosen yang lagi cuti itu bikin ku males.

Menulis membuatku nyaman berada didepan kompie, sambil menikmati semilir angin yang masuk dari balik pintu yang sedikit terbuka, apalagi didukung dengan suasana kos yang sepi banget. Hmm..ku suka, saat yang pas untuk ber-relaksasi,,,hehe…, Enak,,,nyam,,nyam,,,diputer,,dijilat,,trus diclupin… (wkakaka…ada yang pengen???) biasalah kebiasaan anak kos,

Eh,,,tiba-tiba terpikir, udah lama juga di jogja..hampir 7 tahun…ibarat kata punya … udah … kali ya?? Hehehe,,,kok … sih.., tapi bukan berarti kuliah udah 7 tahun ga lulus-lulus, ah,,,bego banget,, ku dari SMA di jogja so sekarang sudah saat-saat terakhir di jogja, KTP udah mati bentar lagi dideportasi ma bonyok. Wah ,,,kudu cepet2 ngerjain skripsi, tapi,,,kalo udah selesai pasti disuruh balik, ku ga mau ninggalin jogja….hikzs, ku ga mau menangis lagi kehilangan teman2ku yang sudah kuanggap seperti keluarga. Dulu sih ku ga pernah peduli dengan kata2 perpisahan, tapi sekarang kenyataan tlah menghampiri. Perpisahan membuat memiliki kehilangan. Seperti lirik laguna Letto ini.

Tak mampu melepasnya walau sudah tak ada

Hatimu tetap merasa masih memilikinya

Rasa kehilangan hanya akan ada

Jika kau pernah merasa memilikinya

Pernahkah kau mengira kalau dia kan sirna

Walau kau tak percaya dengan sepenuh jiwa

Rasa kehilangan hanya akan ada

Jika kau pernah merasa memilikinya

Pernah tanpa sengaja ku membaca coretan seorang teman, dia menuliskan begitu banyak kisahnya dalam sebuah diary,,sepenggal kata yang terukir dan mungkin sangat berarti baginya ‘persahabatan’ kata yang maknanya cukup dalam kalo dimengerti. Kisah hidup yang tertuang dalam buku diary,,dulu dan kala itu, Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, ku yakin itu.

Dia Tlah Pergi untuk selaManya…

Sejak dua hari sebelum kejadian ini sebenarnya ku ngerasa gak mood, bahkan seharian ku ga berselera untuk menyentuh yang namanya nasi dan sejenisnya. Tak biasanya ku seperti itu, sempat terpikir juga ada apa. Perasaan jadi ga enak. Siang kemarin, 10042008 ku disms baru terima kabar kalo mereka kecelakaan, ku masih biasa kupikir hanya kecelakaan biasa, sore ku disms lagi dan innalillahi wainailaihi rajiun..hickz,,,,sungguh tak ku sangka dan tak kuduga secepat itu,,,Tuhan, kenapa Engkau begitu cepat memanggilnya, bahkan sampe hari ini ku masih gak percaya semua itu telah terjadi. ough,,,lidahku kelu dan …hickz,,ku masih ga bisa terima semua ini. Ingin ku bunuh orang itu, orang yang telah membuat keponakanku pergi untuk selama lamanya dan membuat adeku cacat. Lagi, sebuah kebencian terpaksa memenuhi otakku. Gara-gara orang mabok sialan itu, aku harus terima kenyataan pahit. Dan Lagi, orang yang ku sayangi pergi.

Sungguh ku tak pernah membayangkan sedikitpun. Ternyata seperti ini rasanya kehilangan orang yang sangat disayangi, sakit dan ingin menangis. dua tahun lalu adalah terakhir kali ku ketemu dia, ga kebayang besok ku pulang dia sudah tiada. ku sayang banget…tapi takdir berkata lain, hanya 14 tahun Tuhan memberikan kebersamaan bersama keluargaku. Dalam waktu yang singkat dan tak disangka semua bisa terjadi. Sangat sulit melupakan kenangan bersamanya. untuk mengiringi ketempat istirahatnya yang terakhir saja ku tak bisa.

Meskipun sulit untuk melepasnya tapi ku yakin ini adalah yang terbaik, ku harus ikhlas,,,kuyakin dia bahagia dengan kehidupannya yang baru disana. tapi,,,,dia sendiri…hickz,,,kasihan..inilah sebuah takdir, tak bisa dihindarkan lagi. Manusia hanya bisa berusaha.

Ku hanya bisa berdoa smoga Tuhan memberikan dia tempat yang lapang disisi-Nya, memberi kesembuhan untuk adeku yang sekarang lagi dirawat RS dan ketabahan buat keluargaku,, amiin ya Allah…

Buat temen2ku atau siapa aja yang baca ini mohon doanya yach??? smoga kebaikan doa kalian dibalas oleh yang maha kuasa, amiin..thanks 4 all

Siapa soulmate kamu?

Could you tell me, how could I know that someone is my soulmate?

How I know that he is the right man?

Pasti menyenangkan kalau bisa berpasangan dengan seseorang yang sejiwa dengan kita.

Apapun yang dilakukan selalu sejalan, bahkan tanpa perlu banyak bicara si dia tahu apa yang kita pikirkan. Namun menemukan soulmate tidaklah mudah.  Diperlukan waktu panjang dan proses yang berliku sampai kita sadar bahwa seseorang adalah soulmate kita. Nah gimana kita tahu dia orangnya?

Jadi diri sendiri
Saat sedang mengobrol, perhatikan sikap dan gaya bicaranya. Bila dia terlihat relaks itu berarti dia merasa nyaman berada di dekat kamu. Tidak ada salahnya semakin dalam mencari tahu kepribadiannya. Kalau ternyata sejalan, bisa jadi dia soulmate .

Kontak batin
Setelah lama menjalin hubungan, entah kenapa perasaan sering merasa nggak enak kalau di sia sedang sakit atau ada masalah. kamu seperti bisa “membaca” kondisinya. Coba tanyakan apakah dia juga merasakan hal yang sama, kalau iya itu tandanya kamu berdua sudah terjalin kontak batin.

Menerima apa adanya
Tubuh kamu yang
nggak proposional atau nggak bisa masak tidak pernah dipermasalahkannya. Bahkan dengan senang hati si dia mau menemani ketika kamu sedang moody dan mengesalkan.

Berbagi Rahasia
Si dia leluasa bercerita tentang rahasianya, demikian juga kamu, merasa lebih aman menceritakan rahasia kamu padanya, daripada pada teman dekat. Ini artinya kamu dan dia saling mempercayai.

Twin Souls
Tanpa perlu bercerita, si dia tahu kapan kamu sedang kecewa atau sedih dan memerlukan pelukan hangat. Itu tandanya si dia sudah mengenal baik pribadi kamu.

Kalaupun ternyata kamu belum menemukannya ga usah sedih.  Bisa aja kamu merasa sejiwa tetapi orang yang dimaksud tidak merasakan hal serupa. Kamu bisa menjadikannya sahabat aja …. okey??